Gemilang di OMI Sains 2026, 14 Murid MAN 2 Kudus Raih Juara Tingkat Kabupaten
Kudus – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 2 Kudus dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains Tingkat Kabupaten Kudus Tahun 2026. Sebanyak 14 murid MAN 2 Kudus berhasil meraih juara pada berbagai bidang keilmuan, mulai dari Biologi, Ekonomi, Fisika, Matematika, Geografi, hingga Kimia.
Capaian tersebut terdiri atas empat juara pertama, enam juara kedua, dan empat juara ketiga. Prestasi ini menunjukkan konsistensi MAN 2 Kudus dalam mengembangkan potensi akademik murid sekaligus memperkuat budaya kompetisi dan prestasi di lingkungan madrasah.
Empat murid yang berhasil meraih Juara 1 adalah Syafi Zaenul Milla (XII.3) bidang Biologi, Mulla Agni Jora Al Hamdani (XI.11) bidang Ekonomi, Hanif Fathin Puspito Zafran (XII.3) bidang Fisika, dan Aulia Aqila Ramadhani (XII.1) bidang Matematika.
Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Refatikha Ghania Azwa (XI.2) bidang Biologi, Haikal Wijdan Zaen (XII.2) bidang Ekonomi, Okta Riyan Wijaya (XI.2) bidang Fisika, Rafa Aisyatus Syifa (XII.7) bidang Geografi, ‘Asila ‘Ariq Kautsarani (XII.3) bidang Kimia, serta Rasyid Khoirul Aziz (XI.1) bidang Matematika.
Adapun Juara 3 diraih oleh Nabilla Aura Maheswari (XII.4) bidang Biologi, Fahri Ahmad Hilmi (XII.3) bidang Ekonomi, Kristalle Ferhan Azizi (XII.11) bidang Geografi, dan M. Rafi Fa’ilus Sadiid (XII.5) bidang Kimia.
Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, pembinaan guru, serta dukungan orang tua dan seluruh keluarga besar madrasah.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak MAN 2 Kudus. Namun, setiap prestasi harus diiringi dengan sikap rendah hati. Jangan sampai menjadi juara membuat kita merasa lebih tinggi dari yang lain. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus belajar, terus memperbaiki diri, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Ali Musyafak.
Ia juga berpesan agar para murid tidak berhenti pada pencapaian di tingkat kabupaten. Prestasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk terus berkembang dan berani menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Menjadi juara bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses untuk tumbuh. Tetap rendah hati, jangan cepat puas, dan terus berikhtiar. Semoga prestasi ini menjadi keberkahan bagi anak-anak dan membawa nama baik MAN 2 Kudus,” tambahnya.
Keberhasilan 14 murid tersebut menjadi bukti komitmen MAN 2 Kudus dalam mendorong pengembangan potensi akademik dan membangun budaya prestasi di lingkungan madrasah. Capaian ini sekaligus diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus berani mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi sesuai bidang yang diminati.

