Dari Human Library hingga Launching Buku, MAN 2 Kudus Bangun Generasi Literat dan Inspiratif
Kudus – Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional tahun 2026, MAN 2 Kudus menggelar serangkaian kegiatan literasi inspiratif yang dipusatkan di Laboratorium OST lantai 4 . Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan murid kelas X dan XI serta dipanitiai oleh Forliku MAN 2 Kudus atau Forum Literasi MAN 2 Kudus (9/5).
Mengusung tema “Menghidupkan Kata, Mewujudkan Karya”, acara ini tidak hanya menghadirkan kegiatan literasi interaktif, tetapi juga menjadi momentum launching buku Melangkah Bersama Mahalui Qiyam dengan inspirator H. Ali Musyafak, S.Ag., M.Pd.I..
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi Human Library, Speed Read and Speak, serta Writing on The Wall. Pada sesi Human Library, murid diajak berdialog langsung dengan alumni madrasah sebagai “buku hidup” yang membagikan pengalaman, perjuangan, dan inspirasi kehidupan mereka. Sementara dalam kegiatan Speed Read and Speak, peserta diberikan waktu membaca satu bab buku pilihan sebelum mempresentasikan inti bacaan di depan forum. Adapun Writing on The Wall menjadi ruang bagi murid untuk menuliskan kutipan paling membekas dari buku yang pernah mereka baca.
Pemateri utama, Sidik, dalam sambutannya menekankan pentingnya budaya literasi di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi digital.
“Di era kecerdasan buatan dan arus informasi yang begitu cepat ini, literasi tidak lagi cukup hanya dengan mengeja kata,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai upaya membangun semangat literasi di lingkungan madrasah.
“Kami sangat mengapresiasi Kyai Ali Musyafak yang telah dengan cerdas merangkai acara yang luar biasa hari ini dalam rangka menyambut Hari Buku Nasional,” ujarnya.
Menurutnya, kejayaan peradaban Islam pada masa lalu tidak lepas dari budaya membaca dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Karena itu, MAN 2 Kudus dinilai tengah berupaya menyalakan kembali semangat literasi melalui berbagai gerakan kreatif dan edukatif.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Buku adalah jendela dunia, namun literasi adalah kuncinya. Tanpa kemampuan literasi yang baik, jendela itu akan tetap tertutup meski kalian berdiri tepat di depannya,” tutur Ali Musyafak.
Ia juga berharap kegiatan Hari Buku Nasional di MAN 2 Kudus dapat menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan mampu berkarya di tengah perkembangan zaman.
“Masa depan tidak datang kepada mereka yang hanya menunggu, tapi kepada mereka yang membaca garis takdirnya dengan ilmu. Jadikan buku sebagai sahabat setia di kala sepi, dan jadikan literasi sebagai kompas di tengah ketidakpastian,” lanjutnya.
Selain itu, alumni MAN 2 Kudus, drg. Ridha Aulia Rahmah, turut hadir sebagai pemateri kedua dengan membawakan materi bertajuk “The Person You Become”. Dalam sesinya, ia memberikan insight kepada para murid MAN 2 Kudus mengenai pentingnya mengenali potensi diri, memahami karakter pribadi, dan membangun kepercayaan diri sebagai bekal menghadapi masa depan. Rida juga memberikan edukasi mengenai jurusan dan prospek kedepan dari jurusan kedokteran gigi.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kudus berharap budaya literasi tidak hanya berhenti pada kebiasaan membaca, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang aktif berdiskusi, menulis, serta menghasilkan karya yang bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat.

