MAN 2 Kudus Jadi Lokasi Sosialisasi Bawaslu, Murid Didorong Aktif Awasi Pemilu 2029
Kudus – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus menjadi salah satu madrasah yang mendapat kesempatan edukasi demokrasi melalui kegiatan sosialisasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus. Kegiatan ini bertujuan membekali murid dengan pemahaman tentang pengawasan partisipatif serta membentuk karakter pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas menuju Pemilu 2029 (5/5).
Sosialisasi dilaksanakan di Laboratorium OST lantai 4 MAN 2 Kudus, dengan diikuti oleh perwakilan murid kelas XI dan perwakilan organisasi murid. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab yang melibatkan murid secara aktif.
Ketua Bawaslu Kudus, Minan, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa tugas utama Bawaslu dirangkum dalam konsep “CAT”, yaitu Cegah, Awasi, dan Tindak. Pencegahan dilakukan terhadap potensi dugaan pelanggaran sejak dini. Pengawasan tidak hanya menyasar individu atau peserta pemilu, tetapi juga mencakup materi kampanye dan seluruh tahapan penyelenggaraan. Sementara itu, tindakan dilakukan secara cepat dan tegas ketika ditemukan adanya pelanggaran.
Dalam kesempatan tersebut, murid MAN 2 Kudus juga diingatkan pentingnya memahami rekam jejak (track record) pasangan calon sebelum menentukan pilihan. Mereka diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh intimidasi, tekanan, maupun informasi yang menyesatkan, sehingga mampu menjadi pemilih yang mandiri dan bertanggung jawab.
Selain itu, tim Bawaslu Kudus turut mengenalkan Saka Adhyasta Pemilu, yaitu satuan karya pramuka binaan Bawaslu yang berfokus pada pendidikan kepemiluan. Melalui wadah ini, murid dapat terlibat langsung dalam kegiatan edukasi demokrasi dan pengawasan partisipatif secara berkelanjutan.
Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. “Kami merasa bangga MAN 2 Kudus menjadi bagian dari program edukasi Bawaslu. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menanamkan kesadaran demokrasi kepada murid sejak dini,” ujarnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, MAN 2 Kudus tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga aktif dalam membentuk generasi muda yang sadar demokrasi dan berperan dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Sumber berita lain : https://kudus.bawaslu.go.id/berita/menumbuhkan-pengawas-pemilu-dari-bangku-madrasah (Bawaslu Kudus)

