MAN 2 Kudus
News

MAN 2 Kudus Jadi Tuan Rumah Seminar Edukatif dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS)

Kudus – MAN 2 Kudus menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Seminar Edukatif dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dengan tema “Membangun Karakter Unggul untuk Generasi Berintegritas”. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan siswa dari 16 Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Kudus ini dilaksanakan di Laboratorium OST lantai 4 MAN 2 Kudus (17/6)

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Shony Wardana. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, pengembangan potensi diri, serta persiapan menuju masa depan yang lebih baik.

“Remaja harus mampu menjadi generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini hendaknya tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi juga didiseminasikan kepada teman-teman di madrasah masing-masing melalui penyebaran informasi, diskusi, maupun berbagai kegiatan edukatif lainnya,” pesan Shony Wardana kepada seluruh peserta.

Peserta seminar merupakan perwakilan siswa dari 16 MA se-Kabupaten Kudus, termasuk siswa MAN 2 Kudus. Untuk menunjang kenyamanan dan efektivitas kegiatan, seminar dibagi menjadi dua lokasi. Peserta putra mengikuti kegiatan di Auditorium MAN 2 Kudus, sedangkan peserta putri mengikuti kegiatan di Laboratorium OST lantai 4 MAN 2 Kudus.

Melalui kegiatan BRUS ini, para peserta mendapatkan berbagai materi edukatif yang relevan dengan kehidupan remaja. Materi pertama disampaikan oleh Farida, dosen psikologi, dengan tema Anti Bullying. Dalam paparannya, Farida menjelaskan pentingnya membangun empati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan saling mendukung. Ia juga mengajak peserta untuk berani menjadi agen perubahan dalam mencegah dan menghentikan segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Materi berikutnya disampaikan oleh Sarah Moutafani, volunteer asal Prancis yang bertugas di Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Dengan tema “Etika dalam Bersosial Media”, Sarah mengajak peserta memahami pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika. Ia menekankan bahwa jejak digital yang ditinggalkan seseorang dapat memengaruhi masa depan, sehingga generasi muda perlu lebih selektif dalam membuat maupun membagikan konten di ruang digital.

Sementara itu, materi kesehatan reproduksi disampaikan oleh dr. Hayina Maslikhaul Umami, Sp.OG, dokter kandungan yang memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Selain menjelaskan tentang perkembangan fisik dan psikologis pada masa remaja, beliau juga mengingatkan peserta untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri, serta memahami informasi kesehatan reproduksi dari sumber yang benar dan terpercaya.

Melalui rangkaian materi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan bullying, serta etika bermedia sosial. Bekal ini diharapkan dapat membantu siswa dalam membangun karakter yang kuat, menjaga pergaulan yang sehat, dan menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, serta berintegritas.

Kegiatan Seminar Edukatif dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membentuk generasi muda madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, kesadaran sosial yang tinggi, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, para peserta diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan positif dan menyebarluaskan nilai-nilai integritas kepada seluruh warga madrasah di Kabupaten Kudus.

5/5 (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *