MAN 2 Kudus
News

MGBK Jateng Gelar Workshop, Guru BK MAN 2 Kudus Siap Dampingi Siswa Hadapi TKA PTN

Pekalongan – Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 2 Kudus turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Strategi Peningkatan Siswa Lolos Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Pembimbingan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Madrasah Aliyah se-Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis bertempat di Gedung Kesenian MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan dan dimulai pukul 07.00 WIB (28/8).

Workshop ini memberikan berbagai manfaat strategis, baik bagi guru BK secara individu maupun bagi lembaga pendidikan Madrasah Aliyah (MA) secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini, guru BK semakin memahami bentuk serta karakteristik Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menjadi salah satu komponen penting dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Selain itu, para guru BK memperoleh keterampilan praktis dalam menyusun strategi pembimbingan akademik yang berbasis data dan sesuai kebutuhan siswa.

Peran guru BK menjadi sangat penting, khususnya dalam mendampingi siswa kelas XII menghadapi TKA, mulai dari tahap pra tes, pelaksanaan tes, hingga pasca tes. Dengan pendampingan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, siswa diharapkan semakin siap dan percaya diri dalam menghadapi seleksi masuk PTN.

Ketua MGBK Jawa Tengah, Beta Nur Bety Tsany, dalam paparannya memberikan tips penting mengenai pemetaan minat siswa. Hal ini selaras dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 102/M/2025 tentang mata pelajaran pendukung program studi. Bety menekankan agar guru BK mampu mengarahkan siswa memilih TKA yang sesuai dengan program studi yang akan diambil di perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Bety juga memberikan saran teknis kepada guru BK untuk membuat form plotting nilai dari semester 1 hingga semester 5. Form ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai mata pelajaran pendukung TKA yang lebih tinggi, sehingga pembimbingan siswa dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Bagi madrasah, kegiatan workshop ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan konseling, sekaligus membuka peluang peningkatan angka kelulusan siswa ke perguruan tinggi negeri. Selain itu, kegiatan ini mempererat jejaring kerja sama antarguru BK se-Provinsi Jawa Tengah dalam menciptakan komunitas profesional yang saling mendukung dan berbagi praktik baik.

Dalam jangka panjang, manfaat dari workshop ini diharapkan dapat membentuk ekosistem pendidikan yang adaptif dan kompetitif, sehingga lulusan Madrasah Aliyah mampu bersaing secara optimal di dunia pendidikan tinggi.

5/5 (5)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *