MAN 2 Kudus
AntikorupsiNews

MAN 2 Kudus Diseminasikan Praktik Baik Pendidikan Antikorupsi dalam Forum KPK Jawa Tengah

Semarang– MAN 2 Kudus menjadi narasumber dalam kegiatan Diseminasi Hasil Survei Penilaian Integritas Pendidikan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (28/10/2026) di Aula D Tut Wuri Handayani, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh madrasah dan sekolah terpilih dari jenjang MI, SD, MTs, SMP, MA, hingga SMA se-Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, MAN 2 Kudus berbagi praktik baik penerapan Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang telah diimplementasikan di lingkungan madrasah. Paparan disampaikan oleh Widya Hastuti Ningrum, Wakil Kepala Bidang Humas dan Keagamaan, yang mewakili Kepala MAN 2 Kudus.

Dalam presentasinya, Widya memaparkan berbagai upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai integritas kepada murid melalui pendidikan antikorupsi yang terintegrasi dalam budaya dan aktivitas sehari-hari. Materi yang disampaikan meliputi penguatan karakter berintegritas, capaian dan prestasi madrasah, serta penerapan pendidikan antikorupsi melalui pendekatan berbasis budaya lokal dan pelibatan masyarakat.

Komitmen MAN 2 Kudus dalam mengembangkan pendidikan antikorupsi juga tercermin dari keberhasilannya meraih penghargaan ACA (Anti-Corruption Academy) dari KPK pada 2024. Penghargaan tersebut menjadi salah satu capaian yang menguatkan upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan membangun budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan.

Salah satu praktik baik yang turut dipaparkan adalah Kusemai, sebuah permainan edukatif yang dirancang untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada murid. Melalui permainan ini, pendidikan antikorupsi dikemas secara kreatif dan interaktif sehingga nilai-nilai integritas dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan PAK di MAN 2 Kudus menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam membangun karakter murid yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, mandiri, dan berani menolak segala bentuk perilaku koruptif. Pendekatan yang memadukan pendidikan karakter, budaya lokal, dan keterlibatan masyarakat diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai integritas sebagai bagian dari budaya madrasah.

Keikutsertaan MAN 2 Kudus dalam forum diseminasi ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memperluas inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam mengembangkan pendidikan antikorupsi. Pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang berintegritas di Jawa Tengah.

5/5 (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

♿