Pertama Ikut Program Madrasah Unggulan, MAN 2 Kudus Diserbu Pendaftar Dari Berbagai Daerah
Kudus – MAN 2 Kudus untuk pertama kalinya resmi menjadi bagian dari Seleksi Nasional Murid Baru kategori Madrasah Program Unggulan Nasional (MAN-PUN) pada tahun 2026. Di tahun perdana keikutsertaannya ini, antusiasme masyarakat begitu tinggi. Total pendaftar mencapai 1.061 siswa dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Seleksi tahun ini dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tes. Pelaksanaan tes berbasis komputer (CBT) digelar pada 14–15 Februari 2026 secara transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan sistem nasional. Proses seleksi berjalan tertib dengan pengawasan ketat untuk memastikan kredibilitas dan objektivitas hasil.
Tingginya angka pendaftar menunjukkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan madrasah yang terus meningkat. Berdasarkan data nasional, jumlah peminat MAN Unggulan tahun 2026 mencapai 39.012 siswa, meningkat dibanding tahun 2024 yang tercatat sebanyak 31.990 pendaftar. Rinciannya, 27.517 siswa mendaftar SNPDB MAN IC, 4.689 siswa MAN PK, dan 733 siswa di MAKN.
Menurut Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah, keunggulan kompetitif madrasah terletak pada nilai tambah pendidikan akhlak serta pendalaman agama yang menjadi modal penting bagi pembangunan bangsa. Tingginya angka pendaftar pada 2026 ini semakin memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu menyeimbangkan pencapaian akademik dan pembentukan karakter.
Senada dengan itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Suyitno menyatakan bahwa madrasah saat ini tidak lagi menjadi alternatif, melainkan telah menjadi pilihan utama masyarakat. “Kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan terus meningkat setiap tahunnya,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Senin (16/2/2026).
Di tingkat lokal, pendaftar terbanyak MAN 2 Kudus berasal dari MTsN 1 Kudus, MTsN 2 Grobogan, MTsN 2 Kudus, MTsN 1 Kota Semarang, dan disusul dari MTsN 1 Jepara. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik MAN 2 Kudus telah menjangkau lintas daerah.
Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menegaskan bahwa keterlibatan madrasahnya dalam seleksi nasional ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.
“Keikutsertaan MAN 2 Kudus dalam program MAN-PUN 2026 adalah langkah strategis untuk menghadirkan sistem seleksi yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kami ingin memastikan bahwa peserta didik yang diterima benar-benar memiliki potensi akademik unggul sekaligus karakter yang kuat. Ini adalah kontribusi nyata kami dalam menyukseskan Seleksi Nasional Murid Baru Madrasah,” ujar Ali Musyafak.
Dengan pelaksanaan seleksi nasional yang berjalan lancar dan antusiasme pendaftar yang tinggi, MAN 2 Kudus optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga unggul dalam pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman.

