Grup “Li Maa” Man 2 Kudus Raih Juara 3 Audisi Syiar Anak Negeri di MetroTv

Metrotv bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan ajang lomba dakwah melalui “Syiar Anak Negeri”. Tayangan special bulan Ramadhan ini menggugah kalangan pelajar untuk menggelorakan syiar Islam melalui kompetensi musik dan lagu religi nasid dan dakwah di kalangan anak muda Indonesia. Program ini diharapkan mampu menjadi wahana bagi generasi muda untuk menyalurkan ilmu agamanya.

Audisi ini tersebar di enam kota, yaitu Surabaya, Semarang, Makassar, Medan, Bandung, dan Banjarmasin.  Grup “Li Maa” dari MAN 2 Kudus mengikuti audisi melalui kota semarang. Tahap awal yang harus dilalui adalah dengan cara mengirimkan video berdurasi 3 sampai 5 menit berupa nasid, dakwah, atau syair yang dikemas secara kolaboratif. Video yang masuk akan dinilai oleh pihak Metrotv dengan melibatkan dewan juri yang terdiri dari MUI, Binmas/Pendis Kementerian Agama. Dari 10 finalis tiap kota hanya diambil 2 peserta yang mendapatkan Golden Tiket menuju tingkat nasional di Jakarta. Grup “Li Maa” dari MAN 2 Kudus mewakili kota Semarang menuju Jakarta bersama “Voice of Mandamen”.

Semua peserta tiap kota audisi diberangkatkan ke Jakarta tanggal 1 Mei 2019 untuk memasuki masa karantina di Hotel Mercure Cikini. Mereka digemleng oleh para mentor profesional untuk persiapan audisi eliminasi dan performence pada tanggal 11 dan 12 Mei 2019 yang ditayangkan langsung Metrotv pada pukul 20.05 sampai 21.30 WIB. Mereka bersaing bersama 11 grup dari berbagai kota di seluruh Indonesia yang terbagi dalam dua kali tayang. Grup “Li Maa” lolos tahap eliminasi pertama menyingkirkan grup “Q Vois”, “Qolbun Ahwad” dari MAN 1 Bangka Belitung, dan “Nastajd” dari MAN 1 Bulukumba.

Grup “Li Maa” kembali berkompetisi lagi di babak eliminasi selanjutnya pada hari Sabtu, tanggal 18 Mei 2019. Enam peserta yang bersaing adalah “Li Maa” MAN 2 Kudus, “Voice of Mandamen MAN 2 Kebumen, “Khasanah” MAN Palembang, “Gita Aliyah” MAN Ende Nusa Tenggara Timur, “El Nida” MAN Pangandran, “Giri Voice” MAN Gresik.

Di akhir penentuan grand final, MAN 2 Kudus akhirnya lolos setelah berhasil menyisihkan “Gita Aliyah Nasid” dari Ende NTT. Di babak terakhir akhirnya “Li Maa” MAN 2 Kudus menduduki posisi juara 3 setelah “Khasanah” dari Palembang dan “El Nida Voice” dari Pangandaran. Kepala MAN 2 Kudus, Bapak Drs. H. Shofi, M.Ag. mengatakan, “Menduduki juara 3 di grand final adalah anugerah. Ini sudah luar biasa, karena kita baru mengikuti pertama kali. Tahun depan, bila masih terselenggara lomba yang sama, MAN 2 Kudus akan terus menggali bibit-bibit unggul untuk bersaing lagi di tahun depan. Harapan ke depan akan lebih meningkat”.  “Li Maa” MAN 2 Kudus meraih juara tiga dengan membawa pulang uang  tunai sebesar 50 juta rupiah dan beasiswa pendidikan.

WHN, JFC MAN 2 Kudus

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *